Tuesday, October 23, 2018

Analisa Jaringan





Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.....


Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)



ANALISA JARINGAN


        Analisis jaringan (Network Analysis) juga dikenal sebagai ‘protocol analysis’ merupakan seni mendengarkan (listening) dalam komunikasi data & jaringan biasanya dilakukan untuk memastikan bagaimana peralatan-peralatan berkomunikasi dan menentukan kesehatan dari jaringan tersebut.

Beberapa tugas yang dilakukan selama sesi analisis jaringan adalah sebagai berikut :

1. Menyadap jaringan
2. Menangkap trafik yang diinginkan
3. Melihat trafik yang telah ditangkap
4. Menyaring dan hanya melihat trafik yang diminati
5. Dokumentasi temuan

         Sebagai contoh, mungkin saja kita tertarik pada trafik dari dan ke sebuah server HTTP pada sebuah jaringan. Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menganalisa trafik dari dan ke sebuah sever HTTP pada sebuah jaringan adalah :

1. Hubungkan peralatan analisa ke interface yang terhubung ke server
2. Tangkap semua trafik dari dan ke server
3. Perhatikan trafik untuk mengenali paket yang tidak berguna
4. Saring dan hanya memperhatikan trafik broadcast dari server
5. Dokumentasi penyebab broadcast.



Gambar 1. Proses Analisa Aliran Paket (Sumber : Laura A. Chappell, 2001)


          Analisa biasa dilakukan terhadap data trafik sebuah jaringan yang berhasil ditangkap (capture) dengan menggunakan kakas sejenis tcpdump, sniffer dan lain-lain. Sebuah penyaring tangkapan (capture filter) dikenal juga sebagai pre-filter bisa mengurangi jumlah trafik yang ditangkap ke dalam trace buffer(tempat meletakan paket-paket). Jika penyaring tangkapan tidak diterapkan, semua trafik jaringan mengalir ke dalam trace buffer.

         Penyaring tampilan (display filter) memungkinkan untuk membangun sekumpulan kecil paket-paket dalam trace buffer berdasarkan beberapa kriteria. Sebagai contoh, jika kita menangkap semua trafik broadcast pada jaringan ke dalam trace buffer, kita mungkin saja ingin menerapkan sebuah display filter untuk membuat sekumpulan kecil dari trace buffer yang berisi broadcast berbasis-IP saja.

Analisis jaringan biasanya digunakan untuk tiga hal sebagai berikut :
-Penyelesaian masalah (troubleshooting)pada jaringan
-Optimasi peforma/ kinerja jaringan
-Perencanaan dan pengujian (planning/ testing) jaringan



              Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kita dan tentunya juga menambah wawasan kita tentang dunia teknologi...

          Untuk kakak-kakak yang mempunyai masalah dengan laptop, pc, ataupun notebook saya punya solusinya...hubungi saja kontak dibawah ini......dan jangan lupa komen, dan share blog ini ya :)





Tuesday, October 16, 2018


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh......

Hai teman-teman selamat datang di Blog kami.....
Semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat bagi kalian.

kalian boleh komen dan jangan lupa share blog kami.....

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)




PENGERTIAN PERANGKAT EKSTERNAL
            

         Perangkat Eksternal adalah perangkat yang tersambung dengan CPU melalui peranti pengendali (modul I/O) yang menghubungkan system computer dengan dunia luar seperti manusia,lingkungan, maupun system lainnya .Dengan Peripheral Eksternal ini, pengguna dapat melakukkan interaksi berupa pemberian perintah kepada CPU dengan tujuan untuk melihat hasil keluarannya. Pada umumnya, perangkat eksternal di golongkan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.

1.      Machine Readable :

        Machine Readable Merupakan perangkat Eksternal yang menghubungkan perangkat ;ain dengan computer atau sebaliknya.Pada perangkat jenis ini, manusia tidak berperan langsung dalam pengendaliannya. Alat yang terhubung dengan computer dapat berperan sebagai masukan atau peranti keluaran.

 Contoh :
Sensor ketingghian air waduk, sensor suhu, dan sensor jarak yang berfungsi mengatur gerak stepper motor secara otomatis, atau dalam teknologi robotika.


2.      Human Readable :

        Perangkat eksternal ini memiliki peran penting sebagai interface antara anusia dengan computer. Dengan peripheral ini, manusia dapat berinteraksi dengan computer, seperti member perintah (masukan) atau mendapatkan hasil keluaran

Contoh  :
Mouse, keyboard, printer, finger print, barcode reader, dan scanner.


3.      Communications :

         Communications  termasuk perangkat eksternal yang berfungsi sebagai hardware pendukung dalam system komunikasi jarak jauh. Dengan peripheral ini, pengguna dpat saling berhubungan dengan pengguna lainnya melalui teknologi jaringan computer, seperti melakukan sharing data, chatting, berkirim pesan, video streaming, dan browsing.

Perangkat eksternal dapat di klasifikasikan mnjadi tiga jenis jika dilihat dari cara kerjanya, yaitu :
a.      Perangkat Input (input device)
b.      Perangkat Output (output device), dan
c.       Perangkat Input/Output (input/output device)

       Dalam melakukan fungsi dankerjanya, peripheral luar harus terkoneksi dengan port-port input/output yang tersedia pada mainboard. Port-port tersebut biasanya dipasang pada bagian belakang casing computer. Dalam bahasa teknis, Port computer dibedakan menjadi dua pengertian, yaitu sebagai berikut.

1.      Port Secara Fisik :
      Disebut port secara fisik karena memiliki bentuk dan fungsi kerja secara khusus. Port ini merupakan socket atau dudukan dengan jumlah kombinasi pin, lubang, dan dimensi tertentu yag berguna sebagai dudukan konektor peripheral eksternal .
Contoh :
Port PS/2, port serial,port pararel,port USB,dan port audio.


Selain memiliki bentuk fisik , port ini juga mempunyai lamat yang unik dalam metode pengaksesaan data pada piranti pengendalian (modul I/O). Jenis-jenis input/output pada mainboard computer adalah sebagai berikut :

a.      Port PS/2 :
      PS/2 merupakan port serial tepe 2, yang secara khusus di rancanag untuk peripheral keyboard dan mose. Pada seri mainboard computer terbaru, jenis port ini sudah diganti dengan port USB.

b.      Port Serial :
      Port Serial atau dapat juga disebut port RS 232 dengan Sembilan pin, yang dikenal sebagai COM 1, COM 2, COM 3, COM 4, dan seterusnya. Tranmisi data ke modul I/O dilakukan secara seri atau berurutan untuk setiap bit data dalam satu waktu. Jenis port ini sering digunakan sebagai penyambung peralatan jaringan, seperti modem serial, Ethernet dengan converter, serta pengontrol Cisco router yang menggunakan kabel console dengan konektor DB9. Port tipe ini sekaran sudah jarang di produksi pada computer modem. Fungsi dan tugasnya sudah di gantikan oleh port USB dan beberapa firmware baru.


c.       Port Paralel :

      Port Paralel adalah port yang mampu menyalurkan dta secara bersamaan dalam satu waktu. Port parallel memiliki 25 pin. Pada device manager windows, port ini memiliki alamat  LPT 1, LPT 2, dan LPT 3 yang sering digunakan untuk sambungan peralatan printer dengan port parallel seperti Epson Lx, sambungan joystick game, dan modem.Kemampuan menyalurkan data hingga 200 kbps membuat port ini sering digunakan sebagai port interface dengan modul I/O eksternal seperti stepper motor dan lampu kelap-kelip.


d.      Port VGA :

     Port VGA merupakan port serial berjenis female dengan jumlah lubang sebanyak 15. Port ini dihunakan sebagai slot atau dudukan kabel VGA ke monitor.Pada computer terbaru, port VGA jenis ini sudah dig anti dengan port HDMI.


e.       Port USB :

      Port USB merupakan kepanjangan dari Universal Serial Bus. Port ini merupakan standard port serial yang dapat digunakan sebagai sambungan semua peripheral tanpa memperhatikan jenis dan teknologi peripheral eksternal itu sendiri.Dengan port ini, pengguna dapat menghubungkan peranti ke luar computer secara mudah, seperti mouse, keyboard, harddisk, kamera digital, dan handphone.


f.       Port Audio :

      Port audio digunakan sebagai aluran keluaran data audio dari computer ke peranti eksternal berupa speaker.Port ini biasanya dilengkapi dengan port Line out audio yang menuju speaker, line in audio yang menuju computer , dan line in microphone yang merupakan saluran masuk dari perangkat microfon ke computer.


g.      Port Ethernet/modem :

      Port Ethernet merupakan sebuah port yang digunakan sebagai slot kartu jaringan atau modem yang berguna untuk menghubungkan computer dengan jaringan internet atau intranet.

  
2.      Port Secara Logika Sebagai Layanan Service :

        Port ini merupakan saluran atau alamat layanan secara logika dengan mekanisme tertentu yang memungkinkan terjdinya transmisi data pada computer. Port ini sering digunakan pada teknologi jaringan computer. Jumlah port yang tersedia secara logika dalam sebuah computer berkisar antara 0 sampai 65535, dengan setiap nomor port memiliki tugas dan fungsi tertentu. Sebagai contoh port 21 merupakan default layanan service FTP, port 80 sebagai default saluran data berbasis http dan sebagainya.